Cyanogen Pernah Ditawari Mengembangkan OS Portable Nintendo Switch?

Nintendo Switch

Cyanogen Pernah Ditawari Mengerjakan OS Portable Nintendo Switch – Nintendo Switch, konsol game hybrid baru buatan Nintendo ini diketahui menjalankan sistem operasi kustom. Jika dilihat dari jeroannya Nintendo menggunakan prosesor yang biasa digunakan pada perangkat Android yaitu Nvidia Tegra.

Dilansir dari VentureBeat bahwa executive chairman Cyanogen,Inc Kirt McMaster sempat men-tweet yang mengatakan bahwa perusahaannya sempat didekati oleh Nintendo untuk membuat sebuah sistem operasi khusus portabel. Namun Kirt menolak tawaran tersebut.

“Pada hari-hari awal Cyanogen, Nintendo ingin kita untuk membuat sebuah OS untuk portabel tertentu,” tulis Kirt dalam tweet (seperti pertama kali dilaporkan oleh XDA-Developers).

Mungkin kamu sudah tahu jika Cyanogen adalah perusahaan pengembang software Android, perusahaan ini dimulai dengan proyek mereka dengan membuat kustom ROM CyanogenMod yang akhirnya banyak dipakai karena keunggulannya sebagai OS Android alternatif yang dapat dioptimalkan untuk perangkat smartphone tertentu. seperti kustom kernel dan tweak lainnya. Walaupun akhirnya Cyanogen menghetikan pengembangan CyanogenMod dan mengembalikannya kepada komunitas.

Pada akhirnya, Nintendo tidak menggunakan Cyanogen dan CyanogenMod untuk setiap perangkatnya. Kemungkinan Nintendo ingin meminta bantuan McMaster untuk mengembangkan sistem operasi untuk Switch bukan untuk 3DS karena 3DS dirilis pada tahun 2011 sementara project CyanogenMod baru dimulai pada tahun 2009. Dibutuhkan beberapa tahun bagi Nintendo untuk melakukan research dan pengembangan produk-produk mereka, jadi secara timeline lebih masuk akal Switch yang akan dikembangkan Nintendo jika kesepakatan terjadi.

Diduga kerena penolakan Cyanogen ini, Nintendo akhirnya merancang sebuah sistem operasi kustom untuk Switch dengan mengambil bagian dari sistem operasi Unixlike yaitu FreeBSD. Namun McMaster mengklaim bahwa Nintendo Switch masih menggunakan beberapa bagian dari Android.

Dilihat 2,124 kali

Related Posts

About The Author

From developer, become tech journalist