Google Berkomitmen Latih 100 Ribu Developer Mobile di Indonesia Sampai Tahun 2020

Google Berkomitmen Latih 100 Ribu Developer Mobile di Indonesia – Presiden Jokowi mengunjungi Googleplex di 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, pada Rabu siang waktu setempat atau Kamis pagi waktu Jakarta. Diberitakan oleh Detik Presiden Jokowi disambut oleh CEO Google Sundar Pichai yang mengenakan batik berlengan panjang. Ketika masuk Presiden Jokowi kembali disambut Google Doodle yang mengambarkan tentang Indonesia.

Sambutan CEO Google kepada Presiden Indonesia Joko Widodo
Sambutan CEO Google kepada Presiden Indonesia Joko Widodo (foto oleh Google)

Setelah bersalaman dan sesi foto, presiden dan Sundar Pichai langsung memasuki ruangan khusus untuk melakukan rapat tertutup. Setelah rapat tersebut, Presiden bertemu dengan IndoGooglers (sebutan untuk karyawan Google yang bekerja disana) dan melihat beragam demo.

Dikutip dari halaman Blog resmi Google Asia Pacific, Google mengatakan bahwa akan membantu melatih generasi baru developer atau pengembang pengembang aplikasi mobile Indonesia. Ini merupakan salah satu hasil dari kesepakatan pemerintah Indonesia dan Google.

Dalam blog tersebut dikatakan Google berencana untuk membantu melatih 100,000 pengembang mobile hingga tahun 2020. Demi mencapai itu Google mengupayakan tiga upaya utama untuk mencapai jumlah 100,000 pengembang.

  1. Google akan bermitra dengan perguruan tinggi untuk menjangkau mahasiswa ilmu komputer di tahun terakhir dan menerapkan kurikulum selama satu semester mengenai cara mengembangkan aplikasi Android berkualitas tinggi.
  2. Google tengah menerjemahkan semua kursus Udacity terpenting ke Bahasa Indonesia untuk menjangkau siapa pun yang ingin mewujudkan ide membuat aplikasi. Kursus ini diajar oleh instruktur ahli dari tim Developer Relations Google dan dapat diakses gratis dari mana saja di perangkat apa saja. Sehingga konten yang diterjemahkan ini akan mempermudah calon pengembang di Indonesia untuk mulai berkarya.
  3. Google akan memperpanjang sesi komunitas studi yang telah sukses yang sekarang dikenal dengan nama Indonesia Android Academy. Ini adalah grup studi yang lebih intensif dan dipimpin fasilitator yang juga menyediakan bimbingan bagi pengembang pada semua tingkatan. Grup ini akan diadakan di lima kota yaitu Bandung, Jakarta, Semarang, Surabaya, dan Yogyakarta untuk menjangkau masyarakat seluas mungkin.

Google juga membantu mempromosikan aplikasi buatan developer Indonesia untuk memperluas jangkauannya dan memberi dorongan lebih agar dapat meluncurkan usaha sendiri. Pada bulan Desember tahun lalu Google mngadakan Hackfair di Jakarta dengan tujuan mengumpulkan para pengembang untuk memamerkan aplikasi rancangan mereka, dengan sorotan khusus pada inovasi-inovasi unik karya anak negeri. Event Google Hackfair ini akan diselengarakan setiap tahun.

Kemudian program Google Launchpad yang mulai dijalankan awal tahun ini tujuannya memberi keterampilan mulai dari pemasaran, merancang UI/UX hingga cara menjual ide bisnis. Ada 6 startup Indonesia yang pergi ke kantor pusat Google untuk mengikuti pelatihan pada bulan Januari.

Melalui Google Developer Groups (GDG), Google juga memberi ruang bagi komunitas pengembang di enam kota di Indonesia.

Via Google Asia Pacific Blog
Dilihat 334 kali

Related Posts

About The Author

From developer, become tech journalist