Google dan 6 Perusahaan Teknologi Membuat Format Video Baru

Google

Google dan 6 Perusahaan Teknologi Membuat Format Video Baru – Jika kamu pernah menonton serial TV Silicon Valley, sebuah startup yang bernama Pied Paper membuat program kompresi tinggi untuk file termasuk video tetapi tetap mempertahankan kualitas file tersebut. Bayangkan jika video yang ukurannya besar kemudian dikompresi menjadi kecil. Tidak perlu menunggu buffering lagi namun dengan kualitas video yang tetap bagus. Tentu juga akan menghemat bandwidth.

Dikabarkan bahwa Google telah bekerja sama dengan 6 raksasa teknologi lainnya untuk membuat format video generasi berikutnya. Kemitraan ini termasuk pemain kunci seperti Amazon, Cisco, Intel, Microsoft, Netflix dan Mozilla. Kemitraan tersebut diberi nama Aliansi Open Media.

alliance-open-media

Kamu mungkin bertanya-tanya apakah ada masalah dengan format video yang ada saat ini. Mengapa semua perusahaan-perusahaan ini bekerja sama untuk membuat format video baru? Masalah utamanya adalah sebagian besar format video populer saat ini tidak dibuat atau dioptimalkan untuk browser dan perangkat mobile. Idenya dengan format standar generasi berikutnya akan menawarkan fleksibilitas, dukungan yang lebih baik dan meningkatkan kompabilitas browser.

Fokus awal Alisansi ini adalah untuk mengasilkan format video generasi berikutnya yaitu:

  • Interoperabilitas dan terbuka
  • Diotimalkan untuk web
  • Scalable untuk setiap perangkat modern pada bandwidth yang ada
  • Dirancang untuk low computational footprint dan dioptimalkan untuk perangkat keras.
  • Mampu konsisten, kualitas tertinggi, ¬†pengiriman video real-time
  • Fleksibel untuk kedua konten komersial dan non-komersial, termasuk konten yang dibuat pengguna.

Gabe Frost, direktur eksekutif Alliance for Open Media mengatakan

Customer expectations for media delivery continue to grow, and fulfilling their expectations requires the concerted energy of the entire ecosystem. The Alliance for Open Media brings together the leading experts in the entire video stack to work together in pursuit of open, royalty-free and interoperable solutions for the next generation of video delivery.

Perusahaan mereka pastinya banyak sumber daya manusia ahli dibidang video, yang bisa kita lakukan hanya menunggu den melihat proyek ini menghasilkan sesuatu. Apalagi banyak pemain besar di industri teknologi yang ikut bergabung, kita lihat saja.

Sumber: AndoidAuthority

Dilihat 143 kali

Related Posts

About The Author

From developer, become tech journalist