Google Hapus 1.75 Miliar Website dari Penelusuran Karena Melanggar Hak Cipta

google

Google Hapus 1.75 Miliar Website dari Penelusuran Karena Melanggar Hak Cipta –  Kamu pasti pernah melihat pada hasil penelusuran Google Search sebuah kata-kata “Sebagai tanggapan atas beberapa keluhan yang kami terima berdasarkan US Digital Millennium Copyright Act, kami telah menghapus 5 hasil dari laman ini…… dst“. URL website tersebut dihapus dari penelusuran karena melanggar hak cipta tertentu.

url-website-yang-dihapus-dari-penelusuran
URL website yang dihapus dari penelusuran Google karena terkait pelanggaran hak cipta

Ternyata Google telah memperbaharui halaman pelaporan dengan tampilan baru yang menampilkan data mengenai seberapa banyak URL yang telah dihapus. Sebelumnya reporter harus mengumpulkan data tersebut sendiri. Sejauh ini sudah ada 1,75 miliar URL website yang telah dihapus dari halaman penelusuran Google.

google-take-down-requests

Tidak hanya itu, kamu juga bisa menelusuri seberapa banyak permintaan yang ditolak. Ada sekitar 40 miliar permintaan penghapusan yang ditolak, yang merupakan 2,1 persen dari total banyaknya permintaan. 16 miliar lainnya merupakan permintaan duplikat.

Jumlah tersebut cukup mengejutkan. Dari data tersebut terlihat berapa banyak permintaan yang harus diproses oleh Google, dan setiap permintaan diproses melalui empat tahap berikut :

  1. Pemilik hak cipta mengirimkan pemberitahuan penghapusan untuk website yang diduga melanggar.
  2. Google meninjau permintaan, dan diproses jika tidak ada masalah dengan hal tersebut.
  3. Google mengirimkan pemberitahuan ke pemilik konten yang diduga melanggar. Pemilik dari website tersebut bisa menyampaikan balasan dari notifikasi tersebut, baik dengan membuat argumen yang relevan atau menghapus konten yang bersinggungan dengan hak cipta.
  4. Google memutuskan apakah halaman yang bersangkutan berhak untuk ditampilkan kembali di mesin pencarian atau tidak.

Berikut adalah tool yang dipakai untuk permintaan penghapusan URL karena melanggar hak cipta, ini bukanlah fitur yang baru namun cukup menarik. Sebagai contoh, kamu bisa melihat seberapa banyak permintaan yang sudah dibuat oleh perusahaan. Karyawan perusahaan RIAA (Recording Industry Association of America) pernah membuat sekitar 80 miliar permintaan penghapusan URL.

Kamu juga bisa melihat seberapa banyak permintaan yang dibuat oleh sebuah perusahaan untuk situs tertentu. ThePirateBay.se pernah menghadapi sekitar 4 miliar permintaan penghapusan URL, dan hanya dalam waktu singkat situs pirate terkenal tersebut mengganti domainnya.

Dilihat 359 kali

Related Posts

About The Author

Game dan app reviewer, kontributor nyeleneh yang kadang juga nulis.