Google Hentikan Layanan Penyingkat URL goo.gl

url-shortening-google

Di penghujung bulan Maret, Google memutuskan untuk menghentikan layanan shortening URL-nya yang sering disebut “goo.gl”. Layanan yang dilluncurkan pada tahun 2009 tersebut tahun ini tidak akan diperpanjang lagi. Pasalnya Google memilih untuk menggantikan layanan tersebut dengan layanan Firebase Dinamic Links (FDL) yang mulai berjalan pada 13 April nanti. Layanan “goo.gl” memiliki kelebihan pada fitur penambahan third-party API yang memungkinkan untuk membuat QR Code link yang bisa dibagikan sedangkan FDL memiliki smart URL baru yang mampu mengirimkan lokasi orang ke manapun pada IOS, Android, dan aplikasi web. Bahkan FDL mampu untuk  mengotomasi dan mendeteksi platform pengguna.

Berdasarkan unggahan blog pada hari Jumat, Michael Hermanto selaku Software Engineer Firebase menyatakan bahwa pihaknya merilis layanan Shortener Google URL pada 2009 sebagai cara untuk membantu dan mempermudah orang lain membagikan tautan dan mengukur traffic online. Sesudah perilisan dari Google, banyak layanan URL shortening pihak ketiga yang muncul dan membantu orang lain menemukan content internet lebih mudah. Tautan dapat dibagikan dari komputer desktop ke aplikasi, perangkat gawai, home assistance dan sebaliknya.

Selanjutnya Michael menyikapi bahwa URL shortener merupakan alat yang hebat dan ia menganggumi ciptaan tersebut, namun untuk selanjutnya Michael lebih tertarik pada integrasi Firebase Dynamic Links yang sudah lebih dahulu ada dalam fitur Firebase. Ia akan menyematkan dan mengintegrasikan tautan FDL sehingga mampu mendektesi platform secara dinamis dan tautan tersebut dapat bertahan selama proses pemasangan aplikasi.

Hermanto menegaskan bahwa keputusan untuk mengehentikan layanan Google shortener link adalah upaya untuk memfokuskan kembali usahanya karena beralih ke layanan FDL. Google mengumumkan bahwa “All links will continue to redirect to the intended destination after March 30, 2019. However, existing short links will not be migrated to the Firebase console/API

Para pengguna layanan shortening google tersebut tidak dapat membuat atau mengakses setelah tanggal 13 April. Namun, bagi yang sudah terlanjur menggunakan masih dapat mengelola layanan tersebut pada konsol sampai tahun depan. Perlu diketahui bahwa google benar-benar menghentikan layanan sepenuhnya termasuk layanan konsol setelah tanggal 30 Maret 2019. Pihak Google menyarankan untuk segera beralih menggunakan FDL atau menggunakan layanan pihak ketiga.

Dilihat 771 kali

Related Posts

About The Author

Interest about design and mobile development