Google Membuka Lab AI Internasional Pertamanya di Kanada

DeepMind

Google Membuka Lab AI Internasional Pertamanya di Kanada – Akhir tahun lalu, DeepMind mulai berkolaborasi dengan sesama anak perusahaan Alphabet yaitu Google dengan mendirikan tim yang berbasis di Mountain View, California. Kini perusahaan riset AI tersebut membuka divisi AI internasional pertamanya di Kanada.

Seperti dilansir dari 9to5google, DeepMind meng-hire tiga periset AI atau kecerdasan buatan dari Universitas Alberta di Edmonton. Profesor Rich Sutton dan Michael Bowling sebelumnya memiliki koneksi dengan DeepMind.

Orang pertama yang di hire DeepMind adalah seorang expert dalam reinforcment learning dimana komputer dapat belajar dengan trial dan error. Sebelumnya Sutton menjabat sebagai penasihat ilmiah DeepMind yang pertama. Sutton akan memimpin laboratorium pertama ini sekaligus membantu mengawasi periset atau peneliti lain yang kemudian akan memimpin tim AlphaGo.

Sementara Bowling juga menggunakan reinforcment learning untuk melatih sistem yang dapat bermain poker lebih baik daripada pemain profesional. Dia sebelumnya menciptakan sebuah platform yang memungkinkan orang lain membangun sistem yang dapat bermain game konsol tua Atari. Pada tahun 2015, DeepMind menggunakan karya ini untuk menciptakan rapid learning AI yang dapat bermain game, walaupun tanpa pengetahuan yang cukup AI ini mampu lebih baik dari manusia.

Yang terakhir di hire oleh DeepMind adalah Patrick Pilarski, yang memiliki fokus khusus pada cabang dari AI. Penelitian dari Patrick ini masih sejalan dengan DeepMind yang memiliki minat dalam menerapkan AI kedalam bidang kesehatan.

Ketiga periset ini akan tetap menjadi profesor paruh waktu di Universitas Alberta untuk mengajar dan mengawasi mahasiswa pascasarjana.

Kanada dalam beberapa tahun terakhir ini telah menjadi pusat penelitian kecerdasan buatan. Baru tahun lalu, Google Brain sebuah divisi AI internal Google mendirikan kantor di Toronto. Google kini mulai banyak melakukan investasi di negara ini terutama dibidang research.

Related Posts

About The Author

From developer, become tech journalist