Google Resmi Umumkan Android O Developer Preview, Apa Saja yang Baru?

Android Oreo

Google Resmi Umumkan Android O – Google hari ini secara resmi mengumumkan penerus dari sistem operasi mobile sejagad yaitu Android O. Pada waktu yang bersamaan Google juga merilis ROM pertama Developer Preview Android O.

Android O logo

Mengikuti Android N, Android O diumumkan lebih awal dengan tujuan bukan tidak lain agar para mitra produsen dapat segera mengimplementasikan Android paling baru. Walaupun sampai saat ini Android Nougat masih sedikit diadopsi, semoga dengan ekosistem Android yang sekarang ini dapat membuat perangkat Android kedepannya lebih cepat mendapat update. Hal ini juga memberi keuntungan dari sisi keamanan.

Jika dilihat Android O Developer Preview tidak banyak perubahan secara visual seperti Lollipop karena penerapan desain material, namun Google manambah banyak fitur yang difokuskan untuk developer. Apa saja yang baru dari Android O?

Background limits

Peningkatan daya tahan baterai untuk perangkat Android menjadi fokus Google sejak Android N dengan fitur Doze-nya. Background limits berbeda dengan fitur Doze, menurut Google pada Android O mereka telah memberi batasan apa saja yang dapat dilakukan aplikasi secara background yang mencakup tiga area yaitu implicit broadcasts, background services, dan update lokasi.

Notification channel

Pada Android N sebelumnya mungkin banyak notifikasi dari aplikasi tertentu akan dikelompokkan berdasarkan aplikasi. Pada Android O sekarang bisa mengelompokkan notifikasi berdasarkan kategori tertentu. Misalnya kamu memiliki beberapa aplikasi berita yang masing masing aplikasi berita menampilkan notifikasi, pada Android O notifikasi tersebut akan dikelompokkan.

Selain itu pengguna juga diberi kontrol terhadap group atau kelompok notifikasi tersebut agar dapat di-block. Secara bersamaan notifikasi dari kategori berita tidak ditampilkan lagi.

Autofill API

Fitur ini adalah bentuk dukungan untuk aplikasi password manager. Aplikasi ini sangat bermanfaat untuk pengguna yang terbiasa login berulang-ulang. Jadi pengguna tidak perlu mengetikkan berulang-ulang informasi login seperti username dan password. Artinya aplikasi seperti 1Password atau LastPass didukung langsung dari sistem. Pengguna pun diberi kemudahan untuk memilih aplikasi Autofill, mirip seperti kemudahan mengganti keyboard pada Android.

Picture in Picture

Aplikasi video pada Android O sekarang dapat menggunakan mode Picture in Picture. Jadi pengguna bisa tetap memutar video sembari berpindah dan membuka aplikasi lain seperti aplikasi jejaring sosial.

Dukungan Multi Display

Fitur yang satu ini menarik, dari sekian banyak fitur baru fitur ini ssepertinya ditujukan untuk perangkat jenis baru yaitu Android pada Chrome OS. Dengan ini, developer sekarang dapat memulai activity pada remote display.

Navigasi keyboard

Fitur ini pada dasarnya juga ditujukan untuk aplikasi Android di Chrome OS yang memungkinkan para developer memberi dukungan lebih navigasi keyboard pada aplikasi mereka seperti tombol arah panah dan tab. “Dengan munculnya aplikasi Android pada Chrome OS dan faktor bentuk dasar lainnya, kami melihat kebangkitan penggunaan navigasi keyboard dalam aplikasi Android, ” kata Google dalam pengumuman di blog hari ini.

Fitur Wi-FI baru

Fitur Wi-Fi mungkin sudah agak tua saat ini tanpa adanya inovasi baru, tapi pada Android O Google manambahkan dukungan baru untuk konektifitas. Android O akan mendukung fitur Wi-Fi Aware seperti NAN (Neighborhood Aware Networking). Sebagai contoh NAN akan mempermudah aplikasi dan perangkat saling berkomunikasi tanpa memerlukan internet access point. Google mengatakan mereka sedang bekerja sama dengan mitranya untuk membawa dukungan NAN ke perangkat sesegera mungkin.

Dan fitur lainnya…

Google juga menambahkan segudang fitur lainnya seperti menambah dukungan font dalam XML, adaptif icon agar tampilan icon seragam disetiap perangkat, dukungan warna widegamut untuk aplikasi, API baru untuk Pro Audio, peningkatan WebView, mendukungan API Java terbaru yaitu versi 8, dan dukungan codec Audio seperti LDAC.

Fitur tersebut belumlah final dan mungkin akan ada penambahan fitur baru. Seperti tahun lalu Google mengumumkan beberapa fitur baru Adnroid N pada Google I/O bulan Mei. Jika Google mengikuti jadwal rilis seperti sebelumnya maka perangkat yang menggunakan Android O akan mulai hadir pada bulan Oktober 2017.

Jika kamu ingin menjajal ROM Android O Developer Preview dapat men-downloadnya disini. ROM ini hanya mendukung perangkat Nexus dan Pixel.

Android Developers, Techcrunch, Android Police, Featured Image: TechCrunch

Dilihat 649 kali

Related Posts

About The Author

From developer, become tech journalist