Google Rilis Flutter Beta 3, Versi yang Telah Siap untuk Produksi

flutter

Minggu ini mungkin waktu yang sibuk bagi Google karena mendekati event Google I/O. Akan ada banyak pengumuman pada event tersebut. Mendekati pengumuman malam nanti, Google lebih dahulu mengumumkan rilis beta 3 Flutter melalui halaman blog Google Developer.

Di demonstrasikan pada I/O tahun lalu, Flutter merupakan reactive mobile framework revolusioner Google yang memungkinkan pengembangan aplikasi mobile native untuk Android dan iOS menjadi lebih cepat. Framework ini pun digadang-gadangkan menjadi pesaing React Native

Sejak versi beta pertama sekitar 10 bulan lalu, Google banyak menambahkan fitur baru. Pada versi beta 3 ini Google menambahkan dukungan seperti fitur localization (pelokalan bahasa) dan accessibility.

As mentioned when we shipped our first beta at Mobile World Congress in February, our intent is to continue to ship releases that are at least of beta quality on approximately a monthly cadence. This release (v0.3.2) is the third release in that lineage, and demonstrates continued progress towards completing the 1.0 release.

Our work in this release has focused on three primary areas: fundamentals, ecosystem and tooling.

Dalam mengumumannya di blog, Flutter dianggap “toolkit kelas satu” oleh tim Material. Artinya komponan desain material ditambah dan menjadi lebih lengkap mengikuti guideline Material Design. Misalnya pada beta 3 ini Google menambahkan dukungan BottomAppBar.

Google mengatakan versi beta 3 ini telah siap untuk produksi. Dan akan diluncurkan pada Google I/O nanti. Lebih lanjut mengenai fitur apa saja yang hadir di versi beta 3 ini silakan kunjungi halaman ini.

Dilihat 427 kali

Related Posts

About The Author

From developer, become tech journalist