Google Rilis TensorFlow 1.0, Platform Machine Learning Versi Ini Lebih Siap untuk Kebutuhan Produksi

TensorFlow Dev Summit

Google Rilis TensorFlow 1.0 – TensorFlow, perangkat lunak opensource untuk machine learning yang telah digunakan banyak produk Google seperti Google Translate untuk membuat hasil terjemahan jadi lebih baik, Gmail untuk Smart Reply untuk memprediksi jawaban balasan email, machine learning digunakan untuk mendiagnosa penyakit diabetic retinopathy, machine learning untuk membuat karyaseni ilustrasi dari musik, machine learning digunakan untuk mengoptimalkan kinerja prosesor Qualcomm, dan masih banyak lagi.

Sekarang TensorFlow telah rilis versi 1.0. Rilis versi 1.0 ini diumumkan sebagai bagian dari event TensorFlow Developer Summit yang diselanggarakan kemarin. Google mengatakan ada tiga hal utama untuk rilis ini, lebih cepat, lebih fleksibel dan lebih siap untuk kebutuhan produksi. Versi ini mendapat banyak perbaikan dari sisi performace, modul API baru sebagai bagian dari high-level API untuk TensorFlow dan menjanjikan kestabilan API Python.

It’s faster: TensorFlow 1.0 sangat cepat! XLA menempatkan dasar untuk peningkatan kinerja yang lebih dimasa depan, dan tensorflow.org sekarang memuat tips dan trik untuk melakukan tuning model kamu untuk mencapai kecepatan maksimum. Kami akan segera menerbitkan pembaharuan implementasi dari beberapa model populer untuk menunjukkan bagaimana mengambil keuntungan dari TensorFlow 1.0 termasuk mempercepat 7.3x pada 8 GPU untuk Inception v3 dan mempercepat 58x untuk pendistribusian Inception v3 pada 64 GPU!

It’s more flexible: TensorFlow 1.0 memperkenalkan high-level API untuk TensorFlow, dengan dengan tf.layers, tf.metrics, dan modul tf.losses. Kami juga telah mengumumkan masuknya modul tf.keras baru yang menyediakan kompabilitas penuh dengan Keras, library jaringan syaraf high-level populer lainnya.

It’s more production-ready than ever: TensorFlow 1.0 menjanjikan stabilitas API Python (detailnya disini), sehingga lebih mudah untuk menerapkan fitur baru tanpa khawatir merusak kode kamu yang telah ada.

Ada beberapa perubahan lain di versi ini, Google mengatakan “Python API telah diubah lebih mirip dengan NumPy”, ada API eksperimental baru untuk bahasa Java dan Go, dan juga demo baru Android untuk deteksi objek dan lokalisasi.

Lebih lengkap mengenai rilis ini dapat kamu lihat di tautan ini.

Dilihat 201 kali

Related Posts

About The Author

From developer, become tech journalist