Google Ungkap Bagaimana Ukuran Update Aplikasi Dapat Dikurangi Hingga 65 Persen

google play store

Google Ungkap Bagaimana Ukuran Update Aplikasi Dapat Dikurangi Hingga 65 Persen – Saat ini kurang lebih ada 33 aplikasi Android yang ter-install di setiap perangkat pengguna Android di AS (App Annie), hal ini juga tidak jauh berbeda dengan pengguna di Indonesia. Maka otomatis akan banyak aplikasi yang perlu di update. Google sendiri melihat developer sering meng-update aplikasi mereka entah untuk perbaikan bug, peningkatan masalah keamanan atau penambahan fitur baru. Tentu saja hal ini mengharuskan pengguna untuk sering meng-update aplikasi mereka.

Awal tahun 2016 lalu, Google mulai menggunakan algoritma bsdiff, untuk menekan ukuran update aplikasi Android menjadi 47 persen lebih kecil untuk ukuran penuh berkas APK. Google hari ini memperkenalkan pendekatan baru menggunakan patch File-by-File. Update aplikasi yang menggunakan patch File-by-File rata-rata berukuran 65 persen lebih kecil untuk ukuran penuh sebuah aplikasi. Dan dalam beberapa kasus ukuran aplikasi dapat ditekan sampai 90 persen.

Google mengatakan pada dasarnya aplikasi android yang terpaket dalam berkas APK, sama halnya dengan berkas kompresi ZIP dengan beberapa ketentuan khusus. Isi arsip tersebut dikompresi menggunakan teknologi yang disebut dengan Deflate. Teknologi ini yang membuat ukuran arsip menjadi kecil, tetapi teknologi ini memiliki kelemahan yaitu sangat sulit untuk mengidentifikasi perubahan dari saru versi ke versi lainnya. Bahkan perubahan kecil dapat membuat arsip yang terkompresi terlihat sangat berbeda. Nah pendekatan baru yang Google sebut patch File-by-File ini memungkinkan untuk menemukan perubahan dan mengintegrasikannya dengan APK pada perangkat.

Sebagai contoh, berikut aplikasi yang telah menggunakan pedekatan baru ini terlihat lebih jauh lebih kecil dalam ukuran berkas awalnya.

ApplicationOriginal Size

Previous (BSDiff) Patch Size

(% vs original)

File-by-File Patch Size (% vs original)
Farm Heroes Super Saga71.1 MB13.4 MB (-81%)8.0 MB (-89%)
Google Maps32.7 MB17.5 MB (-46%)9.6 MB (-71%)
Gmail17.8 MB7.6 MB (-57%)7.3 MB (-59%)
Google TTS18.9 MB17.2 MB (-9%)13.1 MB (-31%)
Kindle52.4 MB19.1 MB (-64%)8.4 MB (-84%)
Netflix16.2 MB7.7 MB (-52%)1.2 MB (-92%)

Patch File-by-File didasarkan dengan membandingkan arsip baru dan arsip lama yang belum berkompresi. Google mengidentifikasi perubahan, menerapkan komputasi delta pada perangkat kamu untuk arsip yang belum terkompresi, kemudian dikompresi ulang. Kemudia ia akan mengecek untuk memastikan APK yang ter-patch cocok dengan versi berkas APK yang Google miliki di Play Store. Kelemahan utama dengan patch File-by-File ini ialah, ponsel kamu perlu mengompresi ulang berkas APK yang dimana ini akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk perangkat yang lebih tua atau dengan prosesor yang rendah.

Karena patch ini bisa memakan waktu yang cukup lama, Google akan meng-update patch File-by-File otomatis secara background. Jadi aplikasi client Google Play kamu mungkin kan sedikit men-download paket data. Sementara untuk developer tidak perlu melakukan perubahan apapun. Karena update ini lebih ditujukan untuk pengguna Android.

Dilihat 1,066 kali

Related Posts

About The Author

From developer, become tech journalist