Indonesia Negara Keempat Terbesar Terkena Dampak Malware Android HummingBad

android-malware

Indonesia Negara Keempat Terbesar Terkena Dampak Malware Android HummingBadMalware Android yang dikenal sebagai HummingBad sejauh ini telah menginfeksi 85 Juta perangkat Android. Jika terinfeksi malware ini perangkat akan sering menampilkan iklan. Malware ini diketahui dikontrol oleh perusahaan Cina. Sebuah klaim muncul dalam sebuah blog yang diposting oleh CheckPoint, perusahaan yang pertama kali mendeteksi malware.

Kelompok ini mencoba melakukan root pada ribuan perangkat setiap harinya dan dalam upayanya berhasil membuat ratusan perangkat yang ter-root. Dengan perangkat ini, kelompok tersebut dapat membuat botnet, melakukan serangan yang ditargetkan pada bisnis atau lembaga pemerintah, dan bahkan menjual akses ke penjahat dunia maya (cybercriminal) lainnya di pasar gelap. Setiap data pada perangkat ini beresiko, termasuk data perusahaan pada perangkat mereka yang melayani tujuan prbadi dan tujuan pekerjaan untuk end user.

Kelompok dibalik HummingBad dikatakan sangat terorganisir dan memiliki 25 karyawan yang bekerja untuk itu. Sementara untuk negara-negara utama yang terkena dampaknya ialah negara Cina dan India, sementara Indonesia menjadi negara keempat terbesar yang terkena dampak setelah FIlipina, malware ini telah ditemukan pada perangkat yang menjalankan semua versi Android.

CheckPoint mengatakan sejauh ini tampaknya kelompok ini fokus menghasilkan pendapatan dari iklan. Aplikasi HummingBad menampilkan lebih dari 20 juta iklan per hari dan menghasilkan pendapatan fantastis sekitar USD 4 juta per tahun. Selain itu, malware ini juga menginstall lebih dari 50 ribu aplikasi dalam sehari, ini menunjukkan bahwa perangkat yang terinfeksi dapat digunakan sebagai botnet dengan cara lain dimasa depan.

Tidak ada informasi bagaimana menghapus malware HummingBad ini. Seperti biasa, tindakan paling aman adalah dengan berhati-hati meng-install aplikasi dan lebih menggunakan Play Store untuk meng-install aplikasi.

Dilihat 1,475 kali

Related Posts

About The Author

From developer, become tech journalist