Memahami Struktur Pengembangan Sistem Android [Bagian 2]

mvvm structural

Pengembangan android berbanding lurus dengan pengembangan sistem pada android. Baru beberapa jam android mengumumkan nama untuk android terbarunya marshmallow. Setelah mengumunkan nama tersebut android juga merelease API terbaru untuk para pengembang. Struktur MVP merupakan struktur sebelum android M keluar, jadi struktur tersebut masih banyak digunakan para pengembang dalam menciptakan sistem mereka. Struktur yang lebih efisien dan maksimal sekarang disebut dengan Model-View-ViewModel (MVVM). Kenapa dengan artikel sebelumnya diagram tersebut pada akhir diagram ada ViewModel, agar ada relasi dengan artikel yang membahas MVVM. Para pengembang sebenarnya suka suka dengan struktur yang digunakan. Terkadang para pengembang menggunakan struktur yang di inginkan sesuai dengan kenyamanan dalam mengembang sistem.

MVVM

Data binding merupakan data yang diubah dari A ke data B. Binding terdengar tidak asing untuk developer, banyak cara binding yang digunakan untuk memparsing data dari js ke java atau atau dari php ke java. Dengan menggunakan struktur MVVM terlihat lebih simple dan tidak banyak class yang akan dibuat. Process awal kita membuat Plan Old Java Object (POJO)  dan POJO tersebut yang kita binding ke xml. Dengan cara tersebut antara Model dan View Model secara langsung terintegrasi. Biasanya para pengembang dapat menggunakan metode annotations atau mendeklarasikan ke onCreate. Secara sistem MVVM memberikan performa yang maksimal karena data pada java langsung di hubungkan dengan xml pada saat aplikasi yang berjalan.

Baca juga: Memahami Struktur Pengembangan Sistem Android

Jika ada pertanyaan silakan berikan pertanyaan kamu pada kolom diskusi dibawah ini 🙂

Dilihat 1,240 kali

Related Posts

About The Author

Spesialis dokter bedah robot Android, inisiator Code Android Indonesia dan part time gamer :)