Paten Baru Google Membantu Mengirim Perlengkapan Medis Melalui Drone

Google Patent

Paten Baru Google Membantu Mengirim Perlengkapan Medis Melalui Drone – Mungkin kita semua sudah tidak asing lagi ketika mendengar istilah “Drone”, sebuah perangkat yang belakangan ini cukup populer bagi pencinta fotografi dan videografi. Jika kita telusuri, masih banyak potensi di masa depan yang memungkinkan perangkat ini tidak hanya berfungsi sebagai video recorder tapi juga bermanfaat untuk berbagai hal. Kemungkinan yang tidak terbayang sekalipun mungkin bisa terjadi di masa sekarang, tanpa terkecuali prank yang dibuat oleh Google pada 1 April kemarin, who knows? Namun Baru – baru ini Google sudah mematenkan sebuah paten yang mendobrak potensi dari perangkat ini untuk kegunaan lainnya.

Paten baru dari Google ini menggali potensi drone yang nantinya diharapkan dapat berguna di bidang medis. Walaupun dua tahun lalu gagasan perangkat drone pembawa perlengkapan medis sudah dipatenkan oleh Google (Project Wing), sepertinya perusahaan ini mungkin telah menemukan metode baru yang lebih baik dimana pengguna bisa berinteraksi dengan perangkat.

drone

Paten ini adalah perangkat yang bentuknya mirip dengan sebuah radio lama yang juga dilengkapi serangkaian tombol, sesuai dengan berbagai keadaan darurat di bidang medis dan juga dilengkapi sebuah layar monitor yang tampaknya akan digunakan untuk menunjukkan perkiraan waktu kedatangan dari drone tersebut. Ketika berhadapan dengan situasi genting dimana nyawa seseorang bisa terancam, setiap menit yang diminimalisir akan sangat berarti dan hal ini dapat membuktikan kegunaannya.

Beginilah kira – kira isi dari paten tersebut :

Sebagai contoh, jika sebuah unit EMS (Emergency Medical Service) seperti ambulan atau mobil pemadam kebakaran membutuhkan waktu sekitar 8-9 menit untuk untuk sampai ke lokasi dalam situasi normal, maka normalnya 60-120 detik pertama dibutuhkan untuk melakukan hal yang berkaitan dengan situasi darurat, misalnya menelepon 9-1-1, berbicara dengan operator, dan lain-lain. Di sisi lain, sebuah UAV (Unmanned Aerial Vehicle) dapat dikirim dengan contoh sistem tanpa interaksi manusia yang bisa menggantikan fungsi 9-1-1. Perangkat ini juga bisa sampai lebih cepat jika dibandingkan transportasi darat karena tidak akan berhadapan dengan kemacetan dan juga dikirimkan melalui jalur udara sehingga jarak tempuh yang dilalui lebih sedikit.

Meskipun tidak ada yang menyebutkan implementasi aplikasi – mungkin karena Google belum siap untuk mengimplementasikan sistem drone ini di berbagai tempat, terutama daerah yang cukup padat atau ramai – dalam pengajuan paten ini juga disebutkan tentang self-driving car sebagai metode alternatif karena lebih efisien daripada drone di saat-saat tertentu, hal ini tentu mengisyaratkan bahwa terdapat potensi lain yang mungkin terpikirkan oleh Google untuk dikembangkan ke dalam proyek mobil otomatis di masa yang akan datang.

Belum ada tanda – tanda yang bisa membuktikan apakah Google benar – benar sedang aktif mengerjakan project ini atau tidak, tetapi hal ini bisa menjadi fitur menarik yang nantinya bisa ditambahkan ke dalam Project Wing.

Via 9to5Google
Dilihat 72 kali

Related Posts

About The Author

Game dan app reviewer, kontributor nyeleneh yang kadang juga nulis.